Cari Blog Ini

Sabtu, 01 Februari 2014

Martino : "Kekalahan yang Menyakitkan"

Barcelona- Pelatih Barcelona Gerardo Martino tidak bisa menutupi kekecewaannya menyusul kekalahan 2-3 timnya saat menjamu Valencia di Camp Nou dalam lanjutan La Liga Sabtu malam tadi. Dia menilai timnya banyak melakukan kesalahan.

"Jika melihat 30 menit pertama pertandingan, tidak bisa dijelaskan bagaimana permainan kami berubah setelah itu. Kami seperti tim berbeda di babak kedua," keluh pelatih asal Argentina tersebut seperti dilansir Soccerway.

"Sebelum laga, saya sudah mengatakan mulai laga ini kami akan membayar mahal untuk setiap kesalahan. Dan kami membuat beberapa kesalahan."

Martino juga mengungkapkan kekalahan ini menjadi kekalahan yang menyakitkan. Sebab Barcelona sebenarnya punya peluang besar meraih kemenangan dengan gol cepat yang dicetak Alexis Sanchez. Sayang mereka tidak memanfaatkan itu.

"Ketika anda bisa segera menghabisi lawan, anda harus segera melakukannya. Jika tidak, anda berarti memberi kesempatan kepada mereka. Itulah yang kami lakukan melawan Valencia," kata Martino mengingatkan Lionel Messi dan kawan-kawan.

"Ini hasil yang menyakitkan, tetapi seharusnya hasil ini tidak mempengaruhi kami ke depannya."

Valencia Permalukan Barca 3 - 2 di Camp Nou

BARCELONA - Barcelona harus menelan pil pahit ketika menjamu Valencia di Camp Nou, Sabtu (1/4/2014), dalam lanjutan Liga BBVA. Pasalnya, El Barca kalah 2-3, yang membuat posisi mereka di puncak klasemen sementara terancam.

Ya, gagal mendulang poin di jornada 22 ini membuat Barca mendapatkan tekanan sangat serius dari dua rival terdekatnya yang merupakan tim ibu kota, Atletico Madrid dan Real Madrid. Barca kini masih di puncak klasemen dengan raihan total 54 poin, tetapi hanya menang selisih gol dari Atletico dan unggul satu poin dari Madrid.

Jika pada Senin (3/1) Atletico meraih poin ketika menjamu Real Sociedad dan Madrid menaklukkan tuan rumah Athletic Bilbao, maka sang juara bertahan dipastikan lengser. Ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi Lionel Messi dan kawan-kawan dalam usaha mereka mempertahankan gelar La Liga.

Barcelona mengawali laga dengan sangat meyakinkan. Tak perlu waktu yang lama bagi tim besutan Tata Martino ini membobol gawang lawan, karena pada menit kedelapan Alexis Sanchez telah mengoyak jala gawang tim tamu yang dikawal Diego Alves.

Menerima umpan silang dari Lionel Messi di sisi kanan pertahanan Valencia, Sanchez yang bergerak dari sayap kanan langsung melepaskan tendangan ke arah gawang tanpa lebih dulu mengontrolnya. Bola melengkung dari sisi kanan ke arah pojok tiang jauh tanpa bisa dihalau Alves.

Tertinggal, Valencia yang tak pernah mengalahkan Barcelona di ajang La Liga sejak 2007 ketika menang 2-1 di Mestalla, mencoba bangkit. Pada menit ke-12, Los Che membuat publik Nou Camp terhenyak ketika Sofiane Feghouli melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Beruntung Victor Valdes sangat sigap menghalau si kulit bundar keluar, sehingga tak tercipta gol.

Setelah itu, Barca kembali mengendalikan jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang. Messi, yang belum mencetak gol di La Liga sejak membobol gawang Almeria ketika Barca menang 2-0 pada 28 September lalu, tak leluasa memasuki kotak penalti karena terus mendapatkan pengawalan. Hanya Pedro yang mendapatkan sejumlah peluang, tetapi tak bisa dikonversi menjadi gol karena selalu digagalkan Alves.

Terus menyerang, gawang Barca justru kebobolan menjelang turun minum. Pada menit ke-44, Daniel Parejo berhasil mencetak gol memanfaatkan umpan tarik Feghouli yang menyayat sisi kanan tuan rumah. Skor 1-1 pun menandai berakhirnya paruh pertama.

Di awal babal kedua, Valencia langsung menggebrak. Alhasil, gol pun tercipta di menit ke-48 lewat aksi Pablo Piatti, yang membuat Kelelawar Mestalla unggul 2-1. Berawal dari umpan manis Paco Alcacer, Piatti melakukan aksi terbang untuk menyundul si kulit bundar yang tak mampu dihentikan Valdes.

Namun keunggulan Valencia tak bertahan lama. Hanya berselang enam menit, Barca mampu menyamakan skor melalui penalti Messi. Hukuman tendangan 11 meter ini diberikan karena Ricardo Costa dinyatakan handball ketika berusaha menahan bola umpan Pedro. Messi yang jadi algoju mengarahkan bola ke pojok kiri atas gawang. Skor 2-2.

Valencia tak patah semangat. Tiga menit berselang, mereka kembali unggul 3-2 berkat gol Alcacer. Feghouli yang menjadi otak terciptanya gol itu karena berawal dari pergerakannya di sektor kiri pertahanan lawan untuk melewati tiga pemain belakang Blaugrana, sebelum melepaskan umpan tarik ke mulut gawang. Alcacer yang telah menunggu langsung menyambar bola dan tak mampu dihentikan Valdes.

Gol tersebut membuat kepercayaan diri para pemain Valencia kian tinggi. Alhasil, mereka mampu mengatasi tekanan yang terus dilancarkan tuan rumah, sambil mencari celah melakukan serangan balik yang berbahaya. Sampai laga usai, tak ada gol yang tercipta dan Valencia pun meraih poin penuh di Camp Nou.

- Susunan pemain

Barcelona: 1-Victor Valdes, 3-Gerard Pique, 14-Javier Mascherano, 18-Jordi Alba, 22-Dani Alves, 4-Cesc Fabregas, 6-Xavi, 16-Sergio Busquets, 7-Pedro, 9-Alexis Sanchez, 10-Lionel Messi
Pelatih: Gerardo Martino

Valencia: 1-Diego Alves, 14-Juan Bernat, 19-Antonio Barragan, 20-Ricardo Costa, 22-Jeremy Mathieu, 2-Pablo Piatti, 6-Oriol Romeu, 8-Sofiane Feghouli, 15-Javi Fuego, 21-Daniel Parejo, 16-Paco Alcacer
Pelatih: Juan Antonio Pizzi

Adam 2 Gol,MU Tersungkur di Kandang Stoke City

STOKE - Charlie Adam tampil gemilang dan membawa Stoke City menang 2-1 atas Manchester United (MU) pada lanjutan Premier League di Stadion Britania, Sabtu (1/2/2014). Adam mencetak dua gol kemenangan tuan rumah, sementara MU memangkas skor melalui Robin van Persie.

Kekalahan ini tetap membuat posisi MU tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara Premier League dengan poin 40, tertinggal 13 angka dari Manchester City di puncak. Sementara itu, Stoke naik ke posisi ke-11 dengan poin 25.

Kedua tim bermain dengan tempo lambat sejak menit-menit awal pertandingan. MU yang langsung menurunkan trio Juan Mata, Robin van Persie dan Wayne Rooney, terlihat beberapa kali masih kesulitan menembus rapatnya pertahanan Stoke.

Peluang membuka peluang di babak ini pada menit ke-14. Berawal dari aksinya di sisi kiri lapangan, Patrice Evra kemudian mengirimkan bola ke tengah kontak penalti. Sayang, tendangan first time Rooney masih menyamping tipis di sisi kiri gawang tim tuan rumah.

Sepanjang babak pertama ini, kedua kubu lebih banyak memainkan bola di lapangan tengah. Stoke yang lebih sering memanfaatkan serangan balik juga terlihat kesulitan menembus jantung pertahanan Setan Merah.

Pada menit ke-38, upaya Stoke akhirnya membuahkan hasil setelah mampu unggul lebih dulu melalui torehan Charlie Adam. Bola tendangan bebas Adam sempat mengenai kaki Michael Carrick, membuat bola berbelok arah sehingga tidak dapat diantisipasi David De Gea yang sudah mati langkah.

Satu menit berselang, MU langsung mendapatkan peluang emas untuk membalikan keadaan. Akan tetapi, bola tendangan Tom Cleverley dari dalam kotak penalti masih dapat dimentahkan dengan baik oleh kiper Stoke, Asmir Begovic.

Selepas turun minum, MU langsung membalas setelah Van Persie sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-47. Menerima umpan Mata, Van Persie mampu menceploskan bola ke pojok kanan gawang tanpa mampu dihalau Begovic.

Namun, skor 1-1 tidak bertahan lama karena Adam kembali membuat pendukung tuan rumah bersorak setelah membuat Stoke unggul lima menit berselang. Gol tersebut diciptakannya dengan tendangan melengkung yang menusuk pojok kiri atas gawang MU sekaligus membuat kedudukan berubah 2-1 untuk Stoke.

Gol tersebut memompa semangat para pemain Stoke. Alhasil, beberapa kali skuad asuhan Mark Hughes itu mampu menciptakan peluang berbahaya di jantung pertahanan MU. Beruntung bagi MU, De Gea dapat melakukan sejumlah penyelamatan gemilang agar gawangnya tidak kembali kebobolan.

MU terus menekan Stoke hingga menit-menit akhir pertandingan. Pada injury time, MU hampir saja menyamakan kedudukan jika bola tendangan bebas Rooney tidak membentur mistar gawang Stoke setelah mampu ditepis Begovic. Skor 2-1 untuk tuan rumah pun bertahan hingga laga usai.

Menurut catatan Soccernet, sepanjang pertandingan, MU menguasai bola sebanyak 61 persen dan menciptakan dua peluang emas dari 12 usaha. Adapun tim tuan rumah melepaskan tiga tembakan akurat dari 13 percobaan.

Susunan pemain:
Stoke: 1-Asmir Begovic, 3-Erik Pieters, 12-Marc Wilson, 17-Ryan Shawcross, 20-Geoff Cameron, 6-Glenn Whelan, 9-Peter Odemwingie, 10-Marko Arnautovic (24-Oussama Assaidi 72), 16-Charlie Adam, 19-Jonathan Walters (32-Stephen Ireland 60), 25-Peter Crouch
Pelatih: Mark Hughes

Man United: 1-David De Gea, 3-Patrice Evra, 4-Phil Jones (19-Danny Welbeck 45), 6-Jonathan Evans (2-Rafael 11), 12-Chris Smalling, 8-Juan Mata, 10-Wayne Rooney, 16-Michael Carrick, 18-Ashley Young, 23-Tom Cleverley, 20-Robin Van Persie (14-Javier Hernandez 78)
Pelatih: David Moyes

Wasit: Neil Swarbrick