Cari Blog Ini

Minggu, 05 Mei 2013

Kalahkan MU Di Old Trafod, Chelsea ke Posisi 3

Manchester - Chelsea mendapatkan kemenangan penting di Old Trafford. Setelah menang 1-0 atas Manchester United, mereka kembali ke posisi tiga klasemen.

Pada laga di Old Trafford tersebut, Minggu (5/5/2013), Chelsea tercatat melepaskan 10 tembakan, di mana dua di antaranya tepat sasaran. Sementara United mencetak 9, dengan hanya satu yang tepat sasaran.

Di awal-awal laga, Chelsea sempat mendapatkan peluang lewat Oscar. Gelandang asal Brasil itu berlari dari tengah tanpa ada yang mengawal, sebelum akhirnya melepaskan tendangan kaki kanan dari dekat kotak penalti. Sial bagi Oscar, tendangannya ditepis Anders Lindegaard dan membentur tiang.

Sementara, United mendapatkan peluang bagus lewat Robin van Persie di menit 43. Umpan dari Ryan Giggs disambut dengan sepakan voli oleh Van Persie. Namun, bola yang ditendangnya masih melenceng.

Semenit sebelum babak pertama berakhir, Oscar mendapatkan peluang lagi. Tapi, kali ini tendangannya masih melebar. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.

Di babak kedua, tak banyak peluang diciptakan oleh tuan rumah. Sementara Chelsea tampil relatif dominan dengan memenangi penguasaan bola hingga 52%.

Merasa timnya tidak memiliki perkembangan berarti, Sir Alex Ferguson pun melakukan pergantian pemain. Tom Cleverley dan Anderson ditarik keluar, sementara Wayne Rooney dan Alexander Buttner dimainkan.

Permainan United belum berubah juga. Sementara Chelsea tampak berbahaya tiap kali melakukan serangan balik. Empat menit menjelang menit menunjukkan angka 90, Chelsea akhirnya mencetak gol.

Diawali oleh sebuah serangan yang rapi, bola diberikan kepada Juan Mata yang berada di sisi kiri. Gelandang asal Spanyol itu kemudian melepaskan tendangan kaki kiri. Bola sempat membentur kaki Phil Jones, namun akhirnya tetap masuk juga ke gawang yang dikawal Lindegaard.

Di sisa pertandingan, United malah kekurangan satu pemain. Rafael da Silva mendapatkan kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras terhadap David Luiz. Musim Rafael pun berakhir lebih cepat.

Sir Alex kemudian mengganti Antonio Valencia dengan Javier Hernandez. Tetapi, sang penyerang Meksiko tidak memberikan gol untuk tuan rumah. Chelsea pada akhirnya keluar sebagai pemenang.

Rabu, 24 April 2013

4 Gol Lewndoski,Hancurkan Madrid

- Robert Lewandwoski menjadi bintang kemenangan Borussia Dortmund atas Real Madrid, Kamis (25/4/2013) dinihari WIB. Kendati demikian, dia lebih memilih untuk berpikir soal tim.

Lewandowski mencetak empat buah gol dalam laga yang berlangsung di Signal Iduna Park tersebut. Dortmund menang 4-1 dan punya kans yang lebih baik untuk melangkah ke final.

Bomber asal Polandia itu pun mengaku senang, tetapi tak ada yang melebihi kesenangannya selain mengantarkan Dortmund melaju ke partai puncak.

"Saya senang mencetak empat gol. Tapi, melaju ke final lebih penting. Kami sangat puas dengan hasil ini," ujarnya seperti dilansir situs resmi UEFA.

Lewandowski memang terbilang subur musim ini. 23 gol sudah ia cetak di Bundesliga, menjadikannya pencetak gol terbanyak sementara di liga.

Ketajamannya itu kemudian mendatangkan keberuntungan sekaligus kesialan buat Dortmund. Bukan apa-apa, pemain berusia 24 tahun ini kerap dikabarkan bakal meninggalkan klub.

Bahkan, kabar terakhir menyebut dia sudah hampir pasti bergabung dengan Bayern Munich.

Selasa, 23 April 2013

Bantai Barcelona,Bayern Munich Tatap Final

Moat.com : Kemenangan komprehensif 4-0 atas Barcelona di leg pertama semifinal membuat jalan Bayern Munich menuju partai puncak terbuka lebar.

Laga yang dihelat di Allianz Arena Munich itu berlangsung cukup apik. Sebenarnya, Barcelona menguasai permainan di menit-menit awal.

Dengan Mario Mandzukic harus absen karena akumulasi kartu, Mario Gomez, yang pada akhir pekan melesakkan sepasang gol dalam kemenangan 6-1 atas Hannover 96 di Bundeliga, kembali menghiasi starting line-up Bayern untuk laga ini.

Sementara Barcelona langsung menurunkan Lionel Messi, yang sebelumnya mengalami cedera hamstring, sejak menit pertama setelah sang bintang andalan mendapat lampu hijau untuk tampil dari tim medis.

Tempo tinggi segera menghiasi jalannya pertarungan di Allianz Arena ini setelah wasit Viktor Kassai asal Hungaria meniup peluit kick-off. Barcelona sedikit lebih unggul dalam penguasaan bola, namun jarang melakukan penetrasi berbahaya.

Kans diperoleh Barca melalui sundulan Gerard Pique, yang mencukur habis rambut di kepalanya, menyambut sebuah situasi bola mati, tapi percobaan kekasih Shakira itu tak menemui target.

Pada sisi lain, serangan-serangan cepat yang dibangun skuat Jupp Heynckes, khususnya lewat kedua sisi lapangan, begitu mendapat bola beberapa kali merepotkan barisan pertahanan kubu tamu.

Upaya Si Merah membuahkan hasil memasuki pertengahan babak pertama. Bola tandukan Dante dari umpan silang Arjen Robben diteruskan Thomas Muller ke dalam gawang Victor Valdes, juga lewat kepalanya. Publik Bavaria pun bergemuruh hebat menyambut keunggulan tim kesayangan.

Armada Tito Vilanova gagal memberikan reaksi positif setelah tertinggal. Kendati tetap unggul di segi possession, Messi cs. kesulitan menembus solidnya pertahanan Bayern yang digalang Jerome Boateng dan Dante.

Skor 1-0 buat anak-anak asuh Heynckes pun terjaga sampai wasit Kassai mengirim kedua tim ke ruang ganti.

Di babak kedua, Bayern mengawali dengan gemilang. Hanya empat menit selepas restart, Valdes dipaksa memungut bola dari dalam gawangnya untuk kali kedua.

Tendangan penjuru Robben disundul Muller ke arah Gomez, yang langsung menggetarkan jala Barcelona lewat tendangan voli kaki kiri dari jarak sangat dekat.

Gol ini membuat The Bavarians kian ganas melancarkan serangan. Sepasang peluang emas tercipta dalam rentang tiga menit. Aksi dribel Muller di depan kotak diakhiri tembakan yang masih menyamping, sementara upaya Franck Ribery usai mendapat umpan Robben juga gagal menemui target.

Seperti di babak pertama, Barcelona terlihat minim kreasi untuk membongkar pertahanan Bayern. Tekanan mereka kurang menggigit dan mudah dipatahkan sang lawan.

Los Blaugrana malah ketinggalan makin jauh setelah Robben melesakkan gol ketiga Bayern pada menit ke-73. Menerima sodoran Bastian Schweinsteiger, sayap Belanda itu menusuk ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar dari sudut sempit.

Kontroversi menghiasi proses gol ini lantaran Muller terlihat sengaja memblok Jordi Alba yang bermaksud mencegat Robben, namun wasit Kassai tetap mengesahkannya.

Kesempatan bagus, yang relatif jarang diperoleh dalam laga ini, hadir buat Barcelona pada menit ke-76. Marc Bartra lolos dari jebakan off-side saat menerima tendangan bebas Xavi Hernandez, sayangnya penyelesaian akhir sang bek muda jauh sekali dari sasaran.

Delapan menit sebelum waktu normal habis, El Barca harus menderita gol keempat. Kerja sama apik Ribery dan David Alaba di sayap kiri diakhiri nama terakhir dengan umpan silang rendah untuk disontek dengan mudah oleh Muller.

Muller, sang penyumbang dua gol plus satu assist untuk Bayern, mendapat standing ovation publik Allianz Arena saat digantikan oleh Claudio Pizarro tak lama berselang.

Sementara Vilanova di kubu Barcelona menyuntikkan David Villa dan menarik keluar Pedro Rodriguez, namun waktu yang tersisa terlalu minim buat El Guaje memberikan impak bagi tim.

Kedudukan bertahan sampai bubaran, dan Bayern Munich sepertinya sudah bisa menatap final kedua berurutan.

Ikuti jalannya pertandingan leg pertama semi-final Liga Champions antara Bayern Munich dan Barcelona secara LIVE di GOAL.com Indonesia.

Susunan Pemain:

Bayern Munich (4-2-3-1): Manuel Neuer; Philipp Lahm, Jerome Boateng, Dante, David Alaba; Javi Martinez, Bastian Schweinsteiger; Arjen Robben, Thomas Muller, Franck Ribéry: Mario Gomez.

Cadangan: Tom Starke; Daniel van Buyten, Rafinha, Xherdan Shaqiri, Luis Gustavo, Anatoliy Tymoshchuk, Claudio Pizarro.

Barcelona (4-3-3): Victor Valdés, Dani Alves, Gerard Piqué, Marc Bartra, Jordi Alba; Xavi Hernandez, Sergio Busquets, Andres Iniesta; Alexis Sanchez, Lionel Messi, Pedro Rodriguez.

Cadangan: Jose Pinto; Martin Montoya, Eric Abidal, Cesc Fabregas, Thiago Alcantara, Alex Song, David Villa.