Bak David melawan Goliat, Spanyol menunjukkan keperkasaan kala melawan Tahiti pada laga kedua Grup B Piala Konfederasi 2013, (20/6). Tak tanggung-tanggung, La Furia Roja membantai Team Fenua -julukan Tahiti- 10 gol tak berbalas.
Sejak awal, laga antara Spanyol kontra Tahiti memang tak berjalan imbang. Berstatus juara bertahan Piala Dunia, para pemain Spanyol seolah memberi pelajaran kepada Tahiti bagaimana cara bermain sepak bola dengan baik.
Laga baru berjalan lima menit, Spanyol sudah menjebol gawang Tahiti yang dikawal Mikael Roche melalui Fernando Torres. Menariknya, setelah gol cepat itu, Spanyol mulai kesulitan menembus gawang Roche.
Baru pada menit ke-31 Spanyol berhasil menggandakan keunggulan melalui David Silva. Bahkan, dua menit setelahnya, Torres mampu mencetak brace usai lolos dari perangkap offside dan mengecoh Roche.
Menutup paruh pertama, giliran Villa yang turut mencatatkan nama di papan skor usai menyambar umpan matang Silva. Spanyol pun menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0.
Pada babak kedua, Skuad Vicente Del Boosque kembali menggebrak. Villa tak mau kalah dari Torres. Striker Barcelona itu pun ikut mencetak gol kedua pada menit ke-49.
Namun, Torres kembalu melaju dengan hat-trick-nya saat laga memasuki menit ke-57. Striker berjuluk EL Nino pun menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Konfederasi yang mengoleksi dua kali hat-trick dalam dua gelaran, termasuk pada 2009.
Laga ini pun menghadirkan persaingan Torres dan Villa dalam mendulang gol bagi La Furia Roja. Terlihat dari keberhasilan Villa turut mencetak hat-trick pada menit ke-64, usai memangaatkan kesalahan Roche dalam mengantisipasi bola terobosan.
Keunggulan 7-0 tak lantas membuat Spanyol mengendurkan tekanan. Pergantian pemain yang dilakukan Del Bosque pun tak mengurangi kekuatan jawara Euro 2012 itu.
Dua menit selepas hat-trick Villa, giliran Juan Mata yang tak mau ketinggalan mencatatkan nama di papan skor. Spanyol pun kian di atas angin.
Torres berkesempatan mencetak gol keempat saat Spanyol mendapat hadiah penalti. Namun, eksekusi Torres masih menerpa mistar. Kegagalan itu pun dibayar tuntas Torres semenit setelahnya dengan mencetak gol ke-9 buat Spanyol.
Spanyol akhirnya menutup pertandingan denga kemenangan 10-0 berkat gol kedua Silva pada menit ke-89. Hasil ini membuat Spanyol menorehkan rekor baru di PIala Konfederasi. Sebelumnya, skor teresar diraih Brasil saat menang 8-2 atas Arab Saudi pada 1999.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar