YOGYAKARTA — Pelatih Timnas U-19 Indra
Sjafri menegaskan, jika suatu tim ingin memenangkan pertandingan, tim
itu harus mampu menguasai permainan dan tidak gampang kehilangan bola.
Filosofi itu yang selama dua minggu ke depan akan dilahap oleh Evan
Dimas dan kawan-kawan selama latihan.
"Selama seminggu ini masih tentang ball possession (penguasaan
bola). Bagaimana tim tidak cepat kehilangan bola dan selalu memenangkan
bola. Itu titik berat pada hari ini," ujar Indra, Selasa (14/1/2014).
Indra mengungkapkan, seusai ball possession,
pekan selanjutnya akan dilakukan evaluasi dan perbaikan. Kepada anak
asuhnya, Indra menekankan bahwa anak asuhnya harus dapat menguasai dan
memahami cara bermain bola.
Kapan memainkan bola, kapan
melakukan penyerangan, kapan bermain cepat dan bermain lambat. Filosofi
tersebut harus mampu dipahami dan dikuasai.
"Kalau kami sudah bisa menguasai bola, penjaga gawang pun tidak diperlukan. Itu kalau sudah menguasai bola," tandasnya.
Menurutnya,
filosofi itu sudah ditunjukkan Evan Dimas dkk saat mengandaskan Korea
Selatan di kualifikasi Pra-Piala Asia lalu dan akan menjadi senjata
permainan anak asuhnya. Namun demikian, itu perlu disempurnakan dan
diperbaiki sehingga timnas U-19 benar-benar memahami dan menerapkannya
di setiap pertandingan.
"Sudah saya lakukan saat di AFF dan
lawan Korea, namun kurang bagus karena persiapannya hanya tiga bulan.
Sekarang persiapan kami hampir satu tahun untuk menyempurnakan,"
ucapnya.
Mantan pemain PSP Padang ini menjelaskan, taktik dan
strategi yang diterapkan dalam permainan timnas U-19 juga akan terus
diuji dan dievaluasi lewat partai uji coba. Dengan demikian, formula
permainan akan benar-benar sempurna seperti yang diharapkan.
"Kami ada program uji coba, ya fungsinya untuk mengevaluasi dan melihat taktik permainan," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar